Sekilas tentang Wirelesshart

Posted On Desember 13, 2011

Disimpan dalam Tak Berkategori

Comments Dropped tinggalkan tanggapan

Tekhnologi Wireless HART adalah sebuah terobosan tekhnologi dalam industri berupa perubahan tekhnologi sensor beserta transmitternya tanpa menggunakan kabel dalam komunikasi datanya, tetapi menggunakan media wireless. Sistem kerjanya dari transmitter yang dikomunikasikan dengan wireless, mengirimkan sinyalnya ke sebuah receiver. Receiver berupa sebuah alat dengan memori kecil yang berfungsi menerima sampling data dari masing-masing transmitter. receiver dapat melakukan hooping sebanyak 7 kali. maksud dari hooping ini adalah kemampuan dari receiver untuk mengacak alamat yang akan dituju sinyal dari transmitter. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi tabrakan/interferensi dari sinyal yang masuk pada receiver, sehingga semaksimal mungkin data dari transmitter tersampaikan semua. Jika suatu transmitter sudah melakukan hooping sebanyak 7 kali, maka akan dicuplik saat itu juga oleh sensor dan langsung dikirimkan oleh transmitter.

kelebihan dari tekhnologi wireless HART ini adalah kemampuan dari wireless ini untuk mencari jalan dalam mengirimkan data ke receiver. apabila route terdekat mengalami error maka dia bisa mencari jalan yang lain. Kelebihan dari transmitter yang dipakai adalah transmitter ini mampu menerima data yang dikirim oleh transmitter lainnya sehingga dapat diteruskan pada receiver. Kemampuan suatu data yang diteruskan dari transmitter ke transmitter adalah sebanyak 10 transmitter, karena jika suatu data melewati lebih dari 10 transmitter, maka kerusakan data besar terjadi. Data dikirimkan dalam bentuk paket data sehingga tidak mungkin terjadi kurangnya data saat masuk kedalam receiver. tetapi kelemahan pengiriman dalam bentuk paket data adalah apabila ada kerusakan pada data yang dikirimkan, maka semua data tersebut rusak. untuk menanggulangi tersebut wireless HART didukung dengan besarnya frekuaensi yang digunakan, yaitu sebesar 2,4 GHz yang sama dengan frekuensi Wifi biasa. Selain itu apabila terjadi kerusakan data, maka receiver meminta kembali data dari transmitter untuk dikirimkan kembali. kemampuan sebuah transmitter saat ini mampu menerima sinyal input maksimal sebanyak dari 100 device.

Tekhnologi wireless HART ini juga memiliki kelemahan. Pertama, jika wireless HART diletakkan dalam ruangan tidak masalah, tetapi yang menyebabkan masalah adalah ketika device ini diletakkan diluar lapangan (area field). Masalahnya adalah dalam hal pengaruh alam seperti cuaca dan hujan karena air sangat bagus untuk menyerap energi sinyal dari wireless. sehingga memungkinkan data yang akan diterima oleh receiver tereduksi lebih dari 50%. Selain itu, tekhnologi ini hanya direkomendasikan untuk plan yang berupa pengamatan saja, bukan dalam hal controlling. walaupun tekhnologi ini memiliki memiliki akurasi dan presisi yang cukup bagus tapi tidak disarankan digunakan dalam bidang control (dilihat dari tingkat adjustment dan gangguan dari luar).

Tantangan kedepan dalam tekhnologi Wireless HART adalah menciptakan sebuah receiver yang dapat menerima lebih dari 1000 sinyal device baik menggunakan atau tanpa hooping yang bagus dan menghilangkan adanya penumpukan dan interferensi dalam perjalanan data.

Sumber : Kuliah tamu Teknik Fisika ITS

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.