Lika-Liku Hidup di teknik Fisika ITS

Posted On Mei 24, 2011

Disimpan dalam Tak Berkategori

Comments Dropped tinggalkan tanggapan

Kuliah di Teknik Fisika membuat hidupku lebih berwarna. Bagaimana tidak, pada saat awal aku masuk, aku disambut dengan kerasnya pengkaderan di Teknik Fisika. Terlepas dari kerasnya pengkaderan selama satu tahun yang terasa begitu berat dan menyiksa, bahkan sempat merasakan camp di Gunung sari Surabaya, akhirnya akupun menjadi warga di Teknik Fisika. Warga artinya adalah orang yang diakui disini, di Teknik Fisika. Setelah menjadi warga akupun mulai aktif untuk berorganisasi di lingkungan ITS. Awalnya aku memlih BEM untuk melabuh, tapi akhirnya mungkin sudah jodoh kali ya, aku masuk HMTF (Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika). Disini kesenangan, kesusahan, dan lika-liku kehidupan juga aku alami. Bahkan sekarang Teknik Fisika bukan hanya menjadi tempat kuliah bagiku, tapi juga sebagai rumah bagiku. Betapa tidak, setiap hari aku menghabiskan hampir 24 jam di Teknik Fisika. Aku cuma pulang ke Kos hanya untuk mandi dan ganti baju. Selebihnya aku kuliah, bermain dan tidur disini, Teknik Fisika.
Disini aku mendapat banyak sekali pengalaman, mulai dari jadi kuli sampai jadi koordinator acara sudah aku lakukan. Jadi kuli saat aku membantu proker TF Cup, aku mengapur lapangan, menyulap padang rumput menjadi lapangan bola. Sungguh luar biasa. Semua aku kerjakan dengan ikhlas dan aku enjoy dengan ini. Setelah menjadi kuli, aku juga pernah menjadi koor dari para kuli. Aku menjadi koor sie perlengkapan untuk kegiatan-kegiatan di himpunan. Tugasnya adalah menyiapkan semua keperluan acara tersebut, hampir sama lah dengan EO (Event Organizer). Setelah jadi koor dari para kuli, aku juga pernah menjadi Koor dari kegiatan yaitu Kegiatan PCTF (Perang Chef Teknik Fisika), kegiatan lomba masak di jurusanku. Semuanya kulakukan dengan senang dan efeknya, dalam waktu 6 bulan aku sudah hampir mengenal semua warga di Teknik Fisika.
Selain itu disini pula aku merasakan jatuh cinta. Aku jatuh cinta dengan temanku sendiri lantaran aku sering berhubungan dengannya saat dia curhat masalahnya kepadaku. Perasaan hati ini tak dapat dipungkiri kalau aku cinta padanya. Dia cantik dan baik dimataku, aku suka dia, namun aku tak berani mengungkapkan perasaan ini karena aku masih punya sebuah prinsip bahwa aku tidak akan pacaran saat aku masih mencari ilmu.
Oh iya, yang membuatku sangat cinta dengan Teknik Fisika dalah teman-teman angkatanku, angkatan 2009. Berbagai kejadian kami alami, mulai dari bentrok dengan Teknik Mesin, berkelahi dengan Teknik Elektro dan masih banyak yang lainnya. Persaudaraan kami sangat kuat dan mengikat kami serasa saudara. Saat-saat yang paling aku suka adalah saat aku menjadi supporter pertandingan bola untuk mendukung Teknik Fisika dan saat yang paling kubenci adalah saat praktikum elektronika di Laboratorium Fisis. Lab yang paling sering aku kunjungi adalah Lab Akustik dan Lab tujuanku masih belum jelas antara LARINS, LABKOM dan Bahan. .
Inilah sekelumit cerita kuliah di Teknik Fisika ITS semoga bagi yang membaca bisa menjadi inspirasi dan motivasi kalian.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.